Aceh sebagai sebuah provinsi didiami oleh banyak suku dengan keragaman bahasa, budaya, adat istiadat, hingga kuliner. Bagi seorang turis, berkunjung ke suatu daerah rasanya tak paripurna bila tidak mencicipi aneka kuliner khasnya. Nah, ini agenda wisata terbaik di Banda Aceh yang layak masuk wishlist Anda.

Aceh Culinary Festival merupakan event festival kuliner bertaraf internasional yang diselenggarakan Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh. Agenda ini mendukung pengembangan Aceh sebagai Destinasi Wisata Halal di Indonesia. Event ini biasanya menghadirkan stand pameran yang diisi peserta internasional, nasional dan lokal yang menyajikan makanan halal.

Lidah Anda akan semakin kaya dengan mencicipi aneka varian makanan khas Aceh yang ditampilkan di festival ini. Bukan hanya itu, Anda juga bisa menambah pengetahuan ‘rahasia di balik dapur’ dengan mempelajari langsung berbagai rempah khas Aceh, yang didatangkan dari 23 kabupaten/kota di Aceh.

Aceh Cullinary Festival rutin digelar di Banda Aceh sejak 2014. Biasanya pada bulan Juli. Lokasinya bisa di Blang Padang atau Taman Ratu Safiatuddin. Anda harus sering-sering membuka laman ini untuk mengecek jadwal, atau subcribe email Anda untuk kami kirimkan informasi terbaru.

Perjalanan Rasa

Ada ragam menu khas Aceh ditampilkan, di antaranya Kuah Beulangong (Kari Kambing Khas Aceh), Gulee Eungkot Paya (Gulai Ikan Paya Khas Aceh), Sie Seuop (Olahan Daging Sapi dengan Bumbu Bawang Putih dan Jahe), Sie Reuboh (Olahan Daging Sapi dengan Cuka Enau). Bieng Teupeulemak (Gulai Kepiting Khas Aceh), Gulee Rampoe (Sayur Bening Khas Aceh), Asam Udeung (Sambal Udang dan Belimbing Sayur), Sie Itiek Masak Puteh (Gulai Bebek khas Aceh), Eungkot Suree Teutot (Ikan Tongkol Bakar Khas Aceh), Asam Jieng (Gulai Ikan Asam Pedas), Gulee Pliek U (Sayur Lemak Daun Melinjo), Beulacan (Pepes Kelapa Khas Aceh), Tumeh Tirom (Tumis Tiram), Bu Kulah (Nasi dibungkus daun pisang khas Aceh), Boh Manok Teupeulemak (Gulai Telur Ayam), Cicah Bungong Peutek (Urap Bunga Kates), Cah Krukut (Sambal Kikil Asam Pedas), Sambai Wok (Sambal Ikan Teri Cabe Hijau), Deudah Boh Manok (Telur ayam yang dibakar dengan tepung), Boh Manok U (Telur Dadar Kelapa), Ungkot Payeh (Pepes Ikan Khas Aceh), Keumamah (Tumis Ikan Tongkol yang telah dijemur), Phek (Cincangan Pisang Muda yang digoreng), Bu Gureng Asam Sunti (Nasi Goreng Asam Sunti Khas Aceh), Sambai on Peugaga (urap daun peugaga).

Ada juga makanan kecil yang biasa menjadi cemilan warga sehari-hari, di antaranya Lemping, Kribung, Emping U, Beurenee, Bu Leukat Boh Drien, Putu Mayang, Seuneucah, Apom Balek, Kanji Rumbi, Mie Caluek, Pulot, Ie Boh Timon, Ie Boh Timon Gapue, Ie Boh Peutik, Kopi Tubruk dan Kopi Gayo.

Fasilitas