Sebaiknya, Ikuti Aturan Lalu Lintas ini

Artikel

Negara Kesatuan Republik Indonesia mengatur peraturan lalu lintas dalam Undang-Undang Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009. Aturan ini berlaku di seluruh daerah, termasuk di kota kami. Ada peraturan-peraturan dasar yang harus diperhatikan setiap pengendara, antara lain:

1. Lengkapi perlengkapan berkendara

Apabila menggunakan kendaraan roda dua, maka pengendara wajib mengenakan helm yang memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) serta rompi pemantul cahaya. Sedangkan, pengguna kendaraan roda empat wajib menyiapkan sabuk keselamatan, ban cadangan, segitiga pengaman, dongkrak, dan pembuka roda. Perlengkapan P3K juga wajib dimiliki oleh setiap pengendara. Bagi yang tidak memenuhi aturan tentang perlengkapan ini diancam sanksi kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250.000,-.

2. Lengkapi surat-surat berkendara

Tentu saja yang dimaksud adalah SIM (Driving Lisence) dan STNK. SIM yang dimiliki oleh pengendara haruslah SIM resmi yang diakui sah secara hukum. Pengendara yang tidak membawa SIM bisa dikenakan hukuman kurungan maksimal 4 bulan atau denda maksimal Rp 1 juta, dan pengendara tanpa STNK bobot hukumannya adalah kurungan maksimal 2 bulan atau denda maksimal Rp 500.000,. Jika memiliki SIM namun ternyata tidak sah, hukumannya adalah maksimal 1 bulan kurungan atau denda Rp 250.000,-.

3. Konsentrasi dalam berkendara

Ketika sedang berkendara, seseorang harus terfokus dan tidak melakukan kegiatan lain yang mengganggu konsentrasi. Pengendara juga tidak boleh berada dalam pengaruh hal tertentu yang membuatnya mengemudi dengan tidak wajar, misalnya alkohol atau obat tidur. Pidana untuk pelanggaran aturan ini adalah kurungan maksimal 3 bulan atau denda maksimal Rp 750.000,-.

4. Utamakan pejalan kaki dan pesepeda

Seluruh pengguna kendaraan bermotor harus mengutamakan keselamatan pejalan kaki dan pesepeda. Pelanggaran atas aturan ini bisa dikenakan pidana kurungan maksimal 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500.000,-.

5. Pastikan kelengkapan kendaraan

Termasuk di dalam kelengkapan kendaraan adalah kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, knalpot, serta kedalaman alur ban. Tambahan bagi kendaraan roda empat adalah lampu mundur, lampu tanda batas dimensi kendaraan, lampu gandengan, kaca depan, spakbor, bumper, penggandengan, penempelan, dan penghapus kaca.

Jika aturan ini tidak dipenuhi, sanksinya adalah kurungan maksimal 1 bulan untuk pengendara roda dua dan 2 bulan untuk roda empat, atau denda maksimal Rp 250.000,- (untuk pengendara roda dua) dan Rp 500.000,- (untuk roda empat).

6. Nyalakan lampu kendaraan

Pengemudi harus menyalakan lampu utama kendaraannya pada malam hari, maka pastikan lampu menyala dengan sempurna. Sanksi apabila aturan ini dilanggar adalah kurungan maksimal 1 bulan atau denda maksimal Rp 250.000,-. Tambahan bagi pengendara roda dua, lampu utama juga harus dinyalakan pada siang hari atau dikenakan sanksi kurungan maksimal 15 hari atau denda maksimal Rp 100.000,-.

7. Beri isyarat saat berbelok

Saat hendak berbelok atau berbalik arah, pengendara wajib memberikan isyarat dengan lampu isyarat maupun dengan isyarat tangan. Jika melanggar, sanksinya adalah kurungan maksimal 1 bulan atau denda Rp 250.000,-

8. Kenakan sabuk pengaman

Aturan ini khusus untuk kendaraan roda empat. Pengendara maupun penumpangnya wajib mengenakan sabuk pengaman, atau akan terkena sanksi kurungan maksimal 1 bulan atau denda maksimal Rp 250.000,-.

9. Berhati-hati saat pindah jalur

Saat hendak berpindah jalur atau bergerak ke samping, pengemudi harus mengamati lalu lintas di depan, belakang, serta sampingnya. Selain itu, pengemudi juga harus memberikan isyarat. Pelanggaran aturan ini dikenakan sanksi kurungan maksimal 1 bulan atau denda maksimal Rp 250.000,-.

10. Jangan langsung belok kiri

Di persimpangan jalan yang diberi rambu lalu lintas, pengemudi tidak boleh langsung berbelok kiri melainkan harus menunggu giliran. Kecuali jika di titik tertentu yang ada isyarat "kiri belok terus".

11. Ambil jalur kiri

Jalur kiri merupakan jalur yang harus dipakai kecuali pengemudi ingin menyalip atau memiliki kecepatan tinggi. Sepeda motor dan kendaraan berkecepatan rendah berada di jalur kiri.

12. Dilarang balapan di jalanan

Melakukan balapan di jalan raya akan dikenakan sanksi kurungan maksimal 1 tahun atau denda paling banyak Rp 3.000.000,-.