Masjid Raya Baiturrahman, Masjid Indah Penuh Sejarah

Rekomendasi Wisata

Masjid Raya Baiturrahman merupakan ikon Kota Banda Aceh. Bangunannya punya sejarah panjang hingga 4 abad silam, infrastrukturnya bergaya arsitektur yang berkembang di Kekaisaran Mughal, India, pada abad ke-16. Kini, masjid yang juga landmark ibukota Provinsi Aceh ini memiliki fasilitas lengkap yang menunjang kenyamanan beribadah.

Masjid Raya Baiturrahman berada di Jl. Mohd Jam, Kampung Baru, Kecamatan Baiturrahman. Masjid ini berjarak sekitar tiga menit berkendara atau sembilan menit jalan kaki dari Kantor Wali Kota Banda Aceh.

Jika tidak memiliki kendaraan pribadi, ada beberapa alternatif yang bisa Anda gunakan untuk ke masjid. Pertama menggunakan transportasi massal Trans Kutaraja. Semua jalur koridor Trans Kutaraja akan singgah pada halte tepat di samping Masjid Raya Baiturrahman. Menggunakan jasa Trans Kutaraja tidak dikenakan biaya, alias gratis. Kedua, Anda bisa menggunakan jasa transportasi online melalui aplikasi Go-Jek atau Grab. Terakhir, gunakan transportasi lokal seperti becak atau taksi.

Infrastruktur Masjid Raya Baiturrahman cukup cantik.

Pelataran masjid yang dipenuhi keramik putih, payung raksasa khas Masjid Nabawi, kolam ikan, serta taman akan memanjakan Anda selama menghabiskan waktu di masjid ini. Di dalam masjid, Anda akan menemukan suasana yang sejuk. Rak berisi Alquran yang tersebar di masjid bakal menjadikan kegiatan itikaf Anda semakin nyaman.

Saat ini, masjid kebanggaan masyarakat Aceh ini bisa menampung hingga 24 ribu jamaah. Tempat wudhu berada di kedua sisi masjid dan dipisah antara laki dan perempuan. Di basement area, terdapat area parkir yang bisa menampung 254 unit mobil dan 347 unit sepeda motor. Selain itu, juga ada tempat wudhu serta toilet di basement area.

Masjid Raya Baiturrahman berada di area yang sangat strategis.

Tepat di sekitar masjid, terdapat pasar tradisional yang menjual beragam kebutuhan, mulai dari pakaian islami, alat ibadah, perhiasan, buku hingga makanan. Ada juga money changer yang berada tepat di seberang pagar masjid bagian depan. Di sampingnya, ada beberapa kedai kopi yang menjual kopi saring robusta, di sini Anda bisa merasakan kopi saring manual khas Aceh.

Dalam radius 1 kilometer dari masjid, Anda bisa menemukan beberapa destinasi lainnya seperti Taman Bustanussalatin, salah satu ruang terbuka hijau yang kerap dijadikan masyarakat untuk menghabiskan waktu sore. Di taman ini pula, pemerintah kerap menyelenggarakan berbagai event.

Selain itu ada Museum Tsunami Aceh. Museum yang berisi galeri serta artefak bekas bencana tsunami Aceh tahun 2004 silam ini bakal menambah pengalaman traveling Anda. Untuk masuk ke sini, Anda tidak perlu membeli tiket alias gratis. Museum ini berjarak sekitar 9 menit jalan kaki dari Masjid Raya Baiturrahman.

Penginapan yang berdekatan dengan Masjid Raya Baiturrahman.

Dua diantaranya ialah Grand Arabia Hotel yang berjarak sekitar 1 kilometer dari masjid, dan Kyriad Muraya Hotel yang juga berjarak sekitar 1 kilometer dari masjid. Saban subuh, pihak Kyriad Muraya Hotel menyediakan transportasi untuk salat subuh berjamaah di Masjid Raya Baiturrahman.

Jika usai salat Asar Anda ingin menghabiskan waktu bersantai di tempat terbuka, Lapangan Blang Padang bisa menjadi pilihan Anda. Lapangan ini bisa ditempuh hanya 9 menit jalan kaki dari Masjid Raya Baiturrahman. Di lapangan ini, Anda bisa menghabiskan waktu dengan bersantai di ruang terbuka seraya menikmati minuman. Berkeliling lapangan menggunakan mobil dayung dan melihat replika pesawat pertama di Indonesia juga menarik untuk dicoba.