Tugu Nol Kilometer Kota Banda Aceh

Artikel

Kota Banda Aceh memiliki Tugu Nol Kilometer. Tugu ini dibangun sebagai tanda cikal-bakal lahirnya Kota Banda Aceh yang pada abad ke-12 menjadi pusat Kerajaan Aceh. Berabad-abad silam pada masa kerajaan, Kota Banda Aceh menjadi pusat perdagangan, kerajinan, dan pemerintahan.

Tugu Nol Kilometer Kota Banda Aceh berada di Gampong Pande, Kecamatan Kutaraja. Tugu ini berjarak sekitar 4 kilometer atau 10 menit berkendara dari Masjid Raya Baiturrahman. Anda bisa mendatangi lokasi ini menggunakan jasa transportasi online, becak, maupun dengan armada tour operator Anda.

Bukan tanpa alasan Gampong Pande ditetapkan sebagai titik nol Kota Banda Aceh. Di desa ini terdapat beberapa kompleks makam raja-raja Aceh yang pernah berkuasa.

Cikal bakal Kota Banda Aceh

Di prasasti nol kilometer Banda Aceh ini terdapat tulisan yang berbunyi, "Di sini cikal bakal Kota Banda Aceh awal mula Kerajaan Aceh Darussalam yang didirikan oleh Sultan Johansyah pada 1 Ramadhan 601 Hijriah atau 22 April 1205 M".

Tugu ini pertama kali dibuat pada 22 April 2007 dengan inisiator Kamal A Arif, Salmawaty, masyarakat sekitar, Pemerintah Kota Banda Aceh, dan pihak lainnya. Keberadaan tugu memperkuat Gampong Pande sebagai desa kaya sejarah. Desa ini sering dikunjungi oleh mahasiswa dan peneliti yang tertarik sejarah Kerajaan Aceh.

Belakangan pada November 2015, masyarakat Gampong Pande menemukan koin emas dirham yang berasal dari Dinasti Ottoman Turki dan Kerajaan Aceh Darussalam. Penemuan koin emas itu menjadi bukti kuat bahwa Gampong Pande pernah menjadi pusat aktivitas pada masa Kerajaan Aceh Darussalam.

Jalan-jalan di Gampong Pande bakal terasa menyenangkan karena desa dipenuhi dengan pepohonan rindang sehingga membuat suasana nyaman. Anda bisa mendatangi prasasti ini kapan saja, namun waktu terbaik mengunjungi prasasti ini pada pagi atau sore hari. Tidak ada pemungutan biaya di lokasi Tugu Nol Kilometer Kota Banda Aceh.